Antara aku kau dan dia part 69 menggenapkan, memahami dan melindungi

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Lama sekali tidak menulis di blog ini..oh ya, nanti saya nulis tentang komputasi lagi hehe tetapi sekarang saya pengen menulis tentang istri saya..
Alhamdulillaah saya telah menikah dengan dd sebulan yg lalu..banyak hal yang terjadi setelah menulis tentang dd. Dd pulang ke jogja, kemudian mengurus nikahan sendirian, macem-macem lah pokoknya…

Continue reading “Antara aku kau dan dia part 69 menggenapkan, memahami dan melindungi”

Advertisements

antara aku, kau dan dia part 6 (jangan jatuh cinta, tapi bangun cinta)

Ah, berhenti sebentar menggarap tugas presentasi STA. Beberapa waktu lalu, aku mendapatkan film dari @miftahfaried yang berisi tentang cinta-cintaan gitu. Mungkin masalah ini sampai kiamat tidak akan pernah bosan untuk dibahas dan dikaji, mulai anak muda yang sedang mencari cinta hingga para orang tua yang ingin mengatur cintanya.

Continue reading “antara aku, kau dan dia part 6 (jangan jatuh cinta, tapi bangun cinta)”

Antara, aku, kau dan dia part 2 an Ending

Pagi hari setelah posting antara aku, kau dan dia ke blog rasanya agak sedikit mendingan, tapi entah kenapa ketika siang hari tadi tiba-tiba perasaanku galau lagi. Ya, melupakan bukanlah suatu perkara yang mudah dilakukan dan tidak dapat dilakukan dengan instan karena semua itu butuh proses sama halnya ketika dia masuk ke dalam pikiran kita dan mengenggam hati kita, tentu tidak dalam serta merta kan? Otak kita telah terbiasa menghadirkan gambaran tentang dia sehingga menimbulkan perasaan tenang, tenteram, damai, indah. Ketika kita memaksa otak untuk melupakannya maka sebagai konsekuensi adalah otak akan memberikan gambaran tentang kecewa, sedih dll. Kemunculan rasa-rasa ini didukung dengan adanya perasaan ketidakikhlasan dalam hati kita untuk melepaskannya. Nah, rasa ketidakikhlasan ini juga yang membuat mental kita down/drop ketika cinta kita bertepuk sebelah tangan.

Continue reading “Antara, aku, kau dan dia part 2 an Ending”

Antara aku, kau dan dia part 1

Neax bicara cinta?? haha, rasanya jarang sekali aku menuliskan segala sesuatu tentang cinta. Tapi kali ini cobalah bicara sedikit tentang cinta. Cinta bukanlah hal yang harus didefinisikan karena dengan mendefinisikan cinta itu justru malah akan mengaburkan makna tentang cinta. Cinta adalah sesuatu yang datang tak disangka-sangka (katanya) namun sebenarnya kehadiran cinta adalah karena kita undang dan kita biasakan. Sebagai contoh, mengapa orang Indonesia, termasuk saya suka sekali makan nasi? Dan susah untuk berpindah ke makanan yang lain? Ya, karena sejak kecil kita telah dibiasakan untuk makan nasi. Begitu juga jika kita sedang jatuh cinta pada orang lain, sebenarnya kita lah yang mengundang cinta itu dan membiasakannya. Mengundangnya dengan cara mendekatinya, bergaul dengannya dan membiasakannya mana kala dia hadir di dalam pikiran kita, justru kita malah menikmati kehadirannya hingga kemudian tak sadar bahwa kita telah jatuh cinta.

Continue reading “Antara aku, kau dan dia part 1”