antara aku, kau dan dia part 60 mengurus administrasi kedatangan di Innsbruck

assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

tiba di Innsbruck bukan berarti permasalahan kita menjadi beres, justru sekarang baru dimulai kehidupan sebenarnya di Innsbruck. Berbeda dengan riset tiga bulan di sini, administrasi yang harus diurus ternyata lebih ribet dan kompleks, meski tidak sekompleks birokrasi di Indonesia.

hmm, karena kita datang di bulan Oktober dan kuliah sudah dimulai, jadi kita tidak akan membahas masalah perkuliahan di sini. saya sendiri juga masih bingung harus ngambil mata kuliah apa saja.

sesampainya di bandara saya dijemput oleh mas saleh untuk diantar ke studentheim, kebetulan kita tinggal di studentheim yang sama, di schutzenstrasse, pinggiran kota Innsbruck. perjalanan ke sini harus ditempuh dengan menggunakan dua buah bus, bus F untuk perjalanan dari bandara ke halte bibliotek. kesan pertama saya waktu tiba di innsbruck adalah semua masih sama, tidak jauh berbeda dari ketika saya meninggalkan kota ini setahun yang lalu, hanya saja innsbruck yang sekarang makin ramai dan makin banyak perbaikan jalan yang dilakukan.

sesampainya di studentheim, kita harus lapor ke pengelola studentheim agar diberi kunci dan semacam surat kedatangan. karena kamar kita tidak ada bantal, maka kita bisa membeli bantal, selimut dan bed cover di sini seharga 40 euro. masuk ke kamar, kemudian istirahat sebentar, mandi dan kita siap meluncur ke kampus. jangan lupa juga, kita harus membeli tiket bus, waktu itu saya beli tiket bus untuk seminggu seharga 19,20 an euro, daripada kita harus membeli tiket setiap kali naik seharga 2,7 euro. sesampainya di kampus, seperti biasa, kita ketemu profesor untuk pertama kali, ngomong-ngomong sebentar dan kemudian masuk ke ruangan atau lab penelitian kita. nah karena waktu itu, sampai kampus sudah siang, jadi kita putuskan besok saja lah mengurus semuanya.

administrasi pertama di kampus yang harus dilakukan adalah mengurus pendaftaran di bagian admisi. di bagian admisi ini kita cukup memperlihatkan passport dan bukti tinggal dari bagian kependudukan di Innsbruck, jadi kita ke sini dulu ding hahhaha…namanya kantornya saya kurang tau, yang jelas di lantai 2 RATHAUS atau mall di Innsbruck. ambil nomor antrian, kemudian tinggal menunjukkan passport dan surat dari studentheim. oke, selesai dari bagian admisi, kita akan diberi form biaya pendaftaran, dikarenakan ada kerja sama antara UGM dengan UIBK maka saya hanya membayar 19,20 euro saja per semester. sesudah membayar maka, kita harus foto untuk KTM, fotonya relatif cepat kok. daan, sekarang kita sudah punya KTM UIBK.

Selesai dari administrasi kampus, tujuan berikutnya adalah bank, syarat dokumennya masih sama, cukup passport, surat keterangan dari bagian admisi, KTM. oh ya, karena sekarang kita sudah terdaftar di UIBK maka kita secara otomatis akan mendapatkan email dan akses ke LFU online. setelah rekening berhasil dibuat, maka kita akan dikirimi surat yang berisi PIN, PUK dll. kemudian kartu atm akan dikirim seminggu setelahnya.

apakah semua sudah selesai ? belum, karena kita hanya menggunakan visa D yang berlaku 4 bulan maka kita harus mengurus kembali ijin tinggal di Innsbruck. nah kan, di Indonesia kita sudah mengurus ijin tinggal lalu apa bedanya ? di sini kita cukup mengambil ijin tinggal tersebut dan ingat untuk mengambil ijin tinggal kita butuh asuransi. ini dia masalahnya, asuransi. saya sendiri kurang tahu bagaimana mengurus asuransi karena asuransi saya dibantu diurus oleh Prof Rode (all the best Prof!) yang intinya nanti kita harus membayar per bulan.

apalagi ya ? ummm, kayaknya cuma itu dulu, nanti kita sambung lagi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s