tutorial program crystal bagian 1

assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

kali ini aku ingin membahas program crystal , meski baru satu bulan pegang program ini tetapi bismillaah semoga tutorial singkat ini ada manfa’atnya.

pengenalan program crystal

crystal adalah program yang ditujukan untuk perhitungan fasa padat baik itu untuk kristal, slab, polimer bahkan molekul. berbeda dengan kebanyakan program fasa padat yang menggunakan plane wave, pseudopotential, crystal menggunakan fungsi basis tipe gaussian dalam perhitungannya. program interface untuk crystal, tidak ada. maksudya kita harus membuat file input via teks editor. sementara untuk visualisasi hasil perhitungan kita dapat menggunakan jmol dan xcrysden . berdasarkan pengalaman, jmol lebih sering dipakai di ibk karena bisa menampilkan simetri dan meng-export output ke format input file program gaussian.

oke, sebelum menggunakan program crystal, apa yang perlu kita ketahui ? paling tidak kita harus paham kristalografi. definisi unit sel, sel konvensional, sel primitif, indeks miller, periodisitas, super cell dll. karena hal ini cukup penting ketika kita menggunakan program crystal.

struktur file input crystal

struktur file input crystal kurang lebih seperti ini :

Helium -> COMMENT
SLAB -> DIRECTIVE CRYSTAL, SLAB, MOLEKUL
1 -> SPACE GROUP. 1 BERARTI TIDAK MEMAKAI SPACE GROUP *CMIIW
16.4908557389   14.2815   90.0 -> DIMENSI SLAB
1 -> JUMLAH ATOM DALAM SLAB
2 0.5 0.5 20.0 -> NOMOR ATOM DIIKUTI KOORDINAT UNIK DARI ATOM
END -> SETIAP BARIS PERINTAH DIAKHIRI DENGAN END
2 13 -> BASIS SET
0 0 1 0.0 1.0
231792.0  1.0
0 0 1 0.0 1.0
24417.1  1.0
0 0 1 0.0 1.0
3999.23  1.0
0 0 1 0.0 1.0
820.186  1.0
0 0 1 0.0 1.0
193.406  1.0
0 0 1 0.0 1.0
50.0397  1.0
0 0 1 0.0 1.0
13.7402  1.0
0 0 1 0.0 1.0
3.8748  1.0
0 0 1 0.0 1.0
1.1944  1.0
0 0 1 0.0 1.0
0.4166  1.0
0 0 1 2.0 1.0
0.1557  1.0
0 2 1 0.0 1.0
0.7988  1.0
0 2 1 0.0 1.0
0.0127  1.0
99 0 -> BASIS SET DIAKHIRI DENGAN 99 0
END
SCFDIR -> OPSIONAL UNTUK PERINTAH KALKULASI
DFT
EXCHANGE
PBE
CORRELAT
PBE
END
SHRINK
4  4
ANDERSON
FMIXING
95
MAXCYCLE
500
TOLDEE
8
END -> AKHIR DARI BARIS PERINTAH KALKULASI

oke, kita cukupkan sampai di sini dulu, karena crystal itu merupakan program yang lumayan kompleks jadi kita sambung di tulisan berikutnya🙂

One thought on “tutorial program crystal bagian 1

  1. Pingback: tutorial program crystal 2 | neax502's simple blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s