antara aku, kau dan dia part 50 aku cinta jogja, protes ?

assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

tentang jogja, ya kali ini tentang jogja sebuah kota kecil menjelang besar yang tengah “diperkosa” oleh para pemilik modal dengan mendirikan apartemen, hotel yang tak kepalang tanggung jumlahnya dan entah kenapa pemerintah jogja juga malah membiarkan hal itu terjadi tanpa adanya kontrol.

ah, bukan itu yang pengin tak bahas kali ini, tetapi tentang tagline “jogja berhati mantan”. entah di halaman web mana pertama kali aku menemukan tagline tersebut. waktu itu aku tidak terlalu peduli dengan tagline semacam itu karena kuanggap jogja adalah kota yang biasa saja dan cenderung menyebalkan. perasaan berbeda baru kurasakan ketika akan mengambil paspor, ada semacam rasa sedih akan kehilangan jogja. sejak itulah aku sadar bahwa jogja itu rindu, benci melihat kesemrawutan di dalamnya di kala dekat dan rindu ketika jauh dari jogja. hal ini kurasakan ketika berangkat ke jakarta untuk seleksi wawancara beasiswa, ada perasaan sedih keluar dari jogja apalagi ketika menunggu kereta selama 8 jam! begitu juga dengan pas mengambil visa, begitu urusan selesai langsung pulang, tidak peduli dengan ibu kota. setibanya di jogja seolah bertemu dengan kekasih hati🙂.
kr(http://krjogja.com/liputan-khusus/sorotan/4058/mewujudkan-yogya-tanpa-macet.kr)
pun ketika sampai di ibk, perasaan yang muncul adalah kangen akan jogja, kangen akan suasana kota, kangen akan keluarga, kangen akan segala yang ada di sana, kemacetan, rebutan jalan, makanannya. pokoknya kangen akan semuanya. 10 hari di sini postingan fb kebanyakan tentang jogja, suasana jalan raya dekat rumah dll. iya, jogja berhati mantan, kadang kita pengin balik lagi ke sana.

apakah ini sesuatu yang salah ? tidak! ini adalah hal naluriah yang terjadi di setiap orang, mencintai tanah di mana kita lahir, kita menghirup nafas, kita menuntut ilmu, kita mengais rupiah, kita mengalami jatuh cinta, patah hati dll. ini cinta yang alamiah! bahkan,wahai Tuhan, lancarkanlah segala urusanku di sini, biarkan aku kembali ke kekasihku yang bernama jogja…..

saking cintanya dengan jogja, aku bertekad mencari istri orang jogja, menikmati hari tua kelak di pinggiran bantul, sleman, kulon progo atau gunung kidul. meskipun kadang pendapat ekstrim ini mendapat cibiran dari teman-teman saya. ah lupakanlah, aku bukan termasuk orang yang dapat mengubah kebiasaan secara drastis, termasuk kebiasaan makan mie instan (fak, kamu yang kemarin tertawa gara-gara saya tidak bisa makan mie instan). toh setiap orang punya pendirian masing-masing dan untuk saat ini aku tetap mencintai jogja, jogja apapun itu meski dhedel duwel karena pembangunan yang tidak jelas, meski untuk saat ini, kami yang di dalamnya mengalir darah orang Mataram hanya mendapatkan pulut dari semua pembangunan yang tak genah itu, jogja tetap di hati🙂.

yogya

 

 

2 thoughts on “antara aku, kau dan dia part 50 aku cinta jogja, protes ?

  1. Pingback: antara aku, kau dan dia part 53 ibk – jogja | neax502's simple blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s