antara aku kau dan dia part 48 2 minggu di Innsbruck

assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…

 

oke, hari ini sudah dua minggu tepat berada di kota Innsbruck (ibk) Austria, kota yang dikelilingi oleh Pegunungan Alpen. bisa dibilang bahwa saya dapat datang ke sini cuma gara-gara faktor keberuntungan saja, tidak ada faktor lain🙂.

bagaimana perasaan setelah sampai di ibk ? ya senang karena selain pak ria, pak harno, pak kasmui, pak ponco, mas rizal, akhirnya bisa juga menginjakkan kaki di kota ini. oh ya, sebagai informasi, saya di sini cuma 3 bulan saja, nanti ada mas saleh yang akan melanjutkan studi S3 di ibk. selain perasaan senang, kadang juga terselip rasa sedih meninggalkan jogja berhati mantan apalagi dengan kultur kos-kosan yang sangat jauh berbeda dengan yang ada di jogja. kalau kalian pernah lihat kos-kosan di jogja, tidak pernah sepi kan ? kadang ada teman main ke kamar, gitaran bareng, nonton apa bareng, tetapi di sini tidak karena kita tahu bahwa orang eropa itu cenderung lebih individualis (meski pada dasarnya mereka tidak begitu individualis banget sih, lah tak mintai tolong pada mau membantu) apalagi pas hari pertama datang itu, rasanya sangat sepi sehingga kepengin pulang terus hahah😀

IMG_20150613_053031
bagaimana perjalanan ke ibk ? nah ini, pertanyaan bagus. perjalanan ke ibk bisa ditempuh dengan beberapa cara, silakan buka traveloka dll. biasanya ada tiket pesawat dari jogja ke ibk, tapi ya mahal. kalau mau yang agak murah, kita bisa memilih penerbangan dari cgk ke ibk. kata lorenz, biasanya dari bandara besar ke bandara besar ongkos penerbangannya lebih murah. dalam kasus saya kemarin, tiket penerbangan ke ibk memang rutenya dari cgk (terminal 2D) menuju ke Frankfurt memakai maskapai lufthansa dengan pesawat yang lumayan besar dan bagus lah. dari frankfurt ke ibk ganti menggunakan pesawat yang lebih kecil, bahkan lebih kecil daripada pesawat yang terbang dari jogja ke cgk. jeleknya lufthansa itu, biasanya mereka ganti gate tidak bilang-bilang. misalnya di boarding pass saya pas cek in di cgk tertulis, gate A08 tetapi setelah sampai di sana ternyata gatenya ganti ke gate B01. sialan sekali, harus lari-lari mencari gate yang benar, waktu itu nyaris tersesat di frankfurt. nah, sesudah sampai di ibk, kranebitten kalian akan kaget karena kota wisata yang terkenal ini bandaranya sangat sepi, lebih sepi daripada adisucipto! di sini kemarin dijemput oleh Lorenz, Andy dan Matthias. mengapa bertiga ? mungkin karena saya dan andy memiliki tema sejenis untuk dikerjakan, sementara matthias merupakan administratif dari penyedia beasiswa sehingga dia nanti yang mengantarkan saya untuk lapor diri dll. pertama-tama saya diajak mengambil kunci kamar di kantor wist, semacam kantor yang mengurusi akomodasi mahasiswa yang datang ke sini. sesudah itu baru berangkat ke savoy, tempat saya akan tinggal untuk 3 bulan. oh ya perjalanan dari jogja ke ibk termasuk nunggu pesawat, transit dll. memakan waktu 1 hari.

lalu setelah sampai di ibk ? setelah istirahat sebentar, tidak istirahat sih lah teringat dengan rumah. lorenz mengajak saya untuk ke ccb, itu semacam center untuk kimia, farmasi dan biomedis. langsung menuju ke ruangan prof thomas, setelah kenalan sebentar. beliau langsung ngomong babagan simulasi, wuh, masih capek sudah diajak ngobrol masalah itu. kemudian saya diajak lorenz ke ruangannya, kami satu ruangan. jadi diruangan kami ada saya, lorenz dan martin. oh ya waktu itu juga kenalan dengan manuel dan peter juga. nah, setelah itu baru diajak menemui super big bos, prof rode. ngobrol-ngobrol soal visa, yang waktu itu memang agak rumit ngurusnya kemudian saya dipersilakan menelpon rumah (penginnya sih nelpon lama-lama tapi lak yo ga enak juga, pakai telpon orang lain kok lama-lama). nah karena keesokan harinya libur dan saya cuma membawa uang 30 euro, maka prof rode meminjami saya uang 100 euro buat beli makan untuk weekend, nanti setelah uang beasiswa turun baru diganti. namun, sebagaimana orang indonesia yang makanannya pada dasarnya simpel, maka uang tsb tidak saya belanjakan apa-apa sama sekali. setelah dari kampus, lorenz mengajak saya untuk beli beberapa perlengkapan, seperti bed cover, beras, coklat, apel, roti intinya biar ada makanan pas hari libur, meski saya sudah bilang tenang aja, aku bawa makanan kok, dia tetep nraktir sore itu. oh ya, dia juga yang belikan nomor hp sini, beli bantal, membawakan kabel lan. pokokmen wes ganteng, baik dan pintar. alhamdulillaah bisa on line dan ngontak orang rumah. nah setelah itu masalah dimulai, karena lorenz sudah pulang akhirnya di kosan sendiri. wuih, benar-benar sepi sekali. pengin nangis karena benar-benar jauh dari rumah, orang rumah sudah pada tidur sehingga tidak dapat dihubungi. untuk mengusir rasa sepi itu, akhirnya saya mengontak mas arko, mahasiswa kimia yang sedang s3 di sini. pokokmen hari ini harus ketemu entah jam berapa, harus ngobrol, harus jalan-jalan biar tidak sepi di kosan. akhirnya sore itu berhasil ketemu mas arko🙂 . kami jalan-jalan sebentar. ketika mas arko pulang, sepi lagi. hahaha😦. karena dia menyarankan untuk mengontak mas samsul, akhirnya saya kontak mas samsul. pokokmen harus ada yang diajak ngobrol biar ndak sepi di kosan. kamis, kami janjian ketemu di jembatan dekat kampus.mas samsul juga akan mengenalkan saya ke bu yeni, sesepuh orang indonesia di ibk. biasanya orang indonesia yang datang ke ibk dikenalkan ke beliau. kami bertiga, saya, mas samsul dan bu yeni jalan-jalan ke arah alpen zoo, kebetulan waktu itu cuaca cerah. sepanjang perjalanan mas samsul tanya kenapa kamu bisa ke sini ? dll. dia juga cerita tentang siapa-siapa saja orang indonesia yang datang ke ibk. oh ya mas samsul ternyata kenal juga dengan pak ria, pak harno, mas rizal😀 . tak terasa hari sudah siang, jam 2 saya sudah berada kembali di kosan. lalu ngapain ? tidurlah, biar lupa kalau sedang jauh dari rumah. keesokan harinya matthias menemani saya untuk lapor diri ke kantor pemerintahan setempat, itu sangat membantu karena pegawai kantor bicara dengan bahasa jerman sementara saya sendiri ndak mudeng bahasa jerman.

bagaimana kampus di ibk ? mungkin lebih tepatnya grup kimia komputasi di sana ? well, hampir sama dengan aic, masing-masing mahasiswa diberi komputer sendiri. saya menggunakan komputer dengan spesifikasi yang lumayan tinggi lah. lorenz juga menunjukkan ruang server kluster komputer di sini. ruangan yang aneh, karena separo ruangan hangat dan separonya dinginnya minta ampun. meski sudah menggunakan beberapa kluster komputer yang cepat, lorenz tetap bilang, ah itu barang lama. karena biaya hidup di sini mahal, maka biasanya mahasiswa grupnya prof rode dan thomas urunan 2 euro per hari untuk masak makan siang. porsi makan orang ibk itu ternyata beberapa kali lebih besar daripada orang jogja. suasana kampus di sini, ya sama dengan jurusan kimia. hanya saja di sini kamu mau pakai kaos, sandal, celana pendek silakan. oh ya, biasanya mereka datang sekitar jam 8 pagi dan pulang jam 6 sore mungkin. kalau saya sih biasanya pulang jam 5. sebagian besar mahasiswa di sini ke kampus pakai sepeda. bahkan andy yang kemarin membawa mobil pun dia juga pakai sepeda kalau ke kampus. kontras dengan mipa yang dari tahun ke tahun jumlah sepeda motornya makin buanyak.
IMG_20150613_050513

bagaimana kota ibk itu ? huf, karena baru dua minggu rasanya tidak relevan kalau untuk menjawabnya. mungkin yang sudah berpengalaman bertahun-tahun di ibk bisa menjawab. kota ibk, kota yang bersih (meski masih suka liat juga putung rokok yang dibuang sembarangan), teratur, sepi (kata mas arko beberapa tahun yang lalu ibk lebih sepi dari sekarang), kota ini dikelilingi oleh pegunungan alpen sehingga untuk mendapatkan view yang bagus harus naik ke tempat yang lebih tinggi. transportasi di ibk sangat bagus dan teratur. bis-bisnya tepat waktu, kalau kata mas arko lagi sih kamu tidak akan tersesat di ibk karena transportasinya semua terintegrasi. oh ya untuk bis, beda dengan bis kota atau trans jogja. di sini kita bisa beli tiket untuk sekali jalan, 5 kali jalan, mingguan dan bulanan. karena saya tinggal dekat kampus, maka saya hanya beli untuk yang 5 kali jalan saja, harganya 8 euro. bis-bisnya bagus dan tidak berasap. bentuknya mungkin mirip dengan bus gandeng trans jakarta itu. selain bis, kendaraan umum lainnya adalah trem dan andong untuk keperluan wisata. kendaraan pribadi sama, mobil dan motor. di sini saya tidak menemukan mobil pabrikan honda, yamaha, toyota dll. adanya cuma bmw, peugeot, dan lupa namanya sepertinya buatan jerman. kalau untuk motor, cuma ada 3 jenis, kalau tidak vespa, matic atau motor gede/balap/harley davidson dan tidak lupa sepeda. bisa dibilang, sepeda “ting klarah” di sini, cuma digembok terus ditinggal di pinggir jalan dan tidak hilang. perbedaan paling mencolok antara ibk dengan jogja adalah di sini pejalan kaki dihargai, trotoar tidak digunakan untuk jualan. kalau ada orang yang sedang menyebrang jalan biasanya mereka dipersilakan terlebih dahulu untuk menyebrang. beda dengan jogja yang mana kita harus menunggu jalanan sepi baru bisa menyebrang. karena ibk adalah kota wisata jadi tidak heran kalau kalian menemukan wisatawan di sini. yang pernah saya liat, wisatawan tiongkok. di ibk sekarang sedang musim panas tetapi terkadang mendung dan hujan. jadi sebaiknya kita melihat ramalan cuaca terlebih dahulu sebelum bepergian.

IMG_20150613_052805
untuk sholat dll bagaimana ? sholat jumat dilakukan di dua tempat, di masjid turki dan masjid arab kami menyebutnya. saya, mas samsul dna mas arko biasanya jumatan di masjid turki karena relatif lebih cepat. dengan mas samsul ketemu di perpus jam 12, kemudian makan kebab baru jumatan jam 13.30. sampai kampus lagi jam 14.30an. nah untuk puasa itu yang baru akan saya jalani karena waktu puasa di sini jauh lebih lama daripada di indonesia, puasa 19 jam. semoga saja kuat heheh. oh ya ini kebab yang kemarin minggu saya coba, biasanya doner sandwich, tetapi mas arko mengajak makan di warung samping masjid

IMG_20150614_141608

oke sekian dulu, nanti saya sambung dengan apa yang saya pelajari di sini………..

2 thoughts on “antara aku kau dan dia part 48 2 minggu di Innsbruck

  1. Pingback: antara aku, kau dan dia part 51 sekedar ucapan selamat ulang tahun | neax502's simple blog

  2. Pingback: antara aku, kau dan dia part 53 ibk – jogja | neax502's simple blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s