antara aku, kau dan dia part 49 sharing dengan mas fajar

assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

tadi pagi aku sempat ngobrol dengan mas fajar, dosen paling baru di departemen kimia fmipa ugm. beliau adalah kakak kelasku sewaktu s1 dan s2 tentu saja. s2-nya merupakan program dual degree dengan TUBS Jerman. saat ini beliau sudah diterima dengan univ. of manchester dan sedang menunggu pengajuan visa yang katanya bulan juli. apa sih obrolan kami ? lets check it out!

neax : mas,  bedanya penerimaan mahasiswa s3 di kampus luar negeri dengan dalam negeri itu apa sih ?
mas fajar : hmm, bedanya kita biasanya cari dulu profesor di sana, biasa kita kirim cv, letter of motivation yang isinya mengapa sih kita tertarik untuk menjadi murid beliau, tentu saja tidak perlu detail-detail tetapi mengena, rekomendasi dari dosen. kalau rekomendasi itu kan harusnya kita tidak au apa yang ditulis dosen kita, tapi kenyataannya kan kita buat sendiri rekomendasinya nanti dosen tanda tangan, oke itu tidak masalah sih. kemudian ada juga rekomendasi yang resmi, pakai kop surat ditandatangani profesornya,itu seperti rekomendasi dari profesor saya yang di jerman. nah, nanti jika profesornya setuju, maka dia akan bilang ke univ dan kita wawancara bisa via skype atau telepon, kalau saya kemarin via skype. isi wawancara ya septar riset kita yang telah dilakukan itu apa, nanti selesai wawancara langsung profesornya memberi keputusan oke kamu saya terima begitu. setelah itu baru kita daftar ke kampusnya, mengisi formulir, mengupload dokumen dan alhamdulillaah kemarin saya dapat LOA tapi masih conditional.

neax : conditionalnya apa mas ?
mas fajar : ada 3 yang jadi point kenapa conditional, pertama nilai IBT, IBT saya kemarin masih kurang satu atau dua poin, kemudian tes lagi dan alhamdulillaah sudah memenuhi syarat, 89. kedua, saya kan masih belum lulus s2 waktu mendaftar jadi dulu masih menggunaan ijazah s1 dan yang ketiga adalah belum mendapatkan sponsor beasiswa, biasanya kampus tanya pendanaan kamu nanti dari mana. kemarin alhamdulillah saya daftar presidential tapi akhirnya dialihkan ke BPI.

neax : wah, keren presidential (itu beasiswa paling top di Indonesia saat ini, presidential scholarship-nya LPDP, yang konon dalam prosesnya melibatkan langsung orang istana kepresidenan dan dilepas langsung oleh Presiden RI, ditujukan untuk orang-orang dengan kemampuan lebih dan berhasil masuk 50 kampus top dunia)
mas fajar : ya, pas hasil wawancara kemarin, akhirnya saya dialihkan ke BPI. sekarang untuk beberapa negara, LPDP itu merupakan lembaga pemberi beasiswa yang sudah diakui lho seperti di US, australia, inggris. mereka sudah percaya sama kinerja LPDP dan besaran beasiswanya itu lebih besar dari yang lain.

neax : apakah pendaftaran mahasiswa s3 itu juga dibatasi waktu atau anytime bisa ?
mas fajar : tergantung, s3 itu ada yang jalur individual dan structural doctoral. kalau individual bisa anytime dan seperti yang tadi saya jelaskan sementara kalau structural nanti ikut jadwal dari kampus, kemarin saya juga daftar yang structural juga tapi ga ketrima.

neax : bedanya toefl ibt dan itp itu di mana sih mas ?
mas fajar : beda, kalau ibt itu kan nanti ada 4 bagian yang diujikan sementara itp itu 3. kalau ibt itu kan diakui secara internasional dan bisa untuk mendaftar di univ sementara itp cuma diakui di indonesia dan tidak bisa digunakan untuk mendaftar di univ, kan ada itu di sertifikatnya. kalau kampus di indonesia sih masih bisa menerima itp, tetapi untuk kampus di luar negeri harus ibt. saran saya jika mau kursus langsung saja kursus untuk ibt atau ielts biar bisa sekalian digunakan mendaftar di kampus luar negeri.

neax : dulu mas fajar daftar di mana saja sih ?
mas fajar : wah banyak, dulu saya list semua kampus yang risetnya sesuai dengan minat saya. waktu itu saya coba daftar di TU muenchen, LPI, MPI, Innsbruck juga tapi ga direspon, terus ke imperial college tetapi ketrimanya di manchester. rata-rata ditolaknya karena kuota untuk mahasiswa s3nya sudah penuh. waktu itu sih saya berpikir kalau s3 harus yang ke jerman atau ke inggris sekalian saja. oh ya waktu di jerman dulu saya sempat kursus bahasa jerman dan inggris di sana, jadi itu alasannya. kamu katanya daftar ke Innsbruck ya ? gimana ceritanya ?

neax : (ternyata gosip itu ada dan penyebarannya sangat cepat, padahal saya tidak pernah cerita ke orang lain kalau daftar ke Innsbruck, nanti saja sya jelaskan kalau sudah pasti diterima)

mas fajar : selain ke Innsbruck kamu daftar ke mana lagi ?
neax : belum tau mas, belum ada rencana untuk mendaftar di kampus lain (karena saya berprinsip, jalani dulu satu proses baru ntar jika sudah ketahuan hasilnya kita lanjutkan ke proses lain).

mas fajar : ya itu, mulai dari sekarang dipersiapkan mau ke kampus mana. saya dulu daftarnya satu tahun sebelum berangkat karena kan nanti masih harus mencari beasiswa, ngurus visa dll. jadi time plannya dipersiapkan dari sekarang. oh ya, mulai dipikirkan juga dari sekarang setelah kita pulang nanti mau mengerjakan apa karena kadang tidak mungkin yang kita kerjakan selama s3 nanti bisa diterapkan dari sini atau bisa juga sih pas di tahun terakhir kamu s3 sudah dipikirkan apa yang pengin dikerjakan di sini.
neax : iya mas, kemarin saya juga mikir begitu karena saya juga sadar apa yang dilakukan di innsbruck tidak dapat dilakukan di sini, makanya sekarang saya mencoba untuk “open mind” agar bisa melepaskan diri dari bayang-bayang orang innsbruck

mas fajar : ya itu, mulai dari sekarang ditingkatkan nilai toefl-nya, kalau saya dulu sering baca-baca buku di perpustakaan pusat pelatihan bahasa, itu kan gratis di sana. kalau saran saya sih, coba kamu baca majalah bahasa inggris jangan terpaku pada jurnal-jurnal kimia saja, bisa new york times tetapi profesor saya dulu menyarankan membaca the economics, itu vocabularynya termasuk high end.
neax : oke mas nanti saya coba, terima kasih atas sharing-sharingnya mas..🙂

mas fajar : ya sama-sama, ntar kalau sudah pengumuman saya dikabari ya🙂
neax : siap mas!

begitulah sekelumit pembicaraan dengan orang hebat semasa kuliah dulu, dari situ saya sadar bahwa selama ini saya terlalu santai,terutama setelah lulus, lebih sering menunda-nunda pekerjaan, lebih sering memikirkan hal-hal lain yang tidak ada gunanya. mulai sekarang harus fokus, harus move on, harrus mengejar mimpi lagi🙂

cukup sekian dan semoga bermanfa’at!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s