antara aku, kau dan dia part 18 short opinion about social media

Semalam aku baru saja menonaktifkan akun facebookku. Bukan apa-apa sih karena aku menganggap tidak ada gunanya mempertahankan akun facebook itu lagi. Hanya sedikit wall yang menurutku bermanfaat, selebihnya hanya keluh kesah, do’a, dan apa yang akan dilakukan esok hari serta apa yang telah dilakukan hari ini.

Aku masih ingat dengan jelas bagaimana demam facebook melanda kampusku sekitar tahun 2009 (mungkin sejak 2008 akhir). Waktu itu hampir semua teman sekelas selalu mendiskusikan facebook, aku sendiri tidak terlalu peduli dengan jejaring sosial itu karena waktu itu aku berpikir rugi juga kenapa jam SIC hanya digunakan untuk facebook-an. Bahkan ketika ditanya bagaimana cara membuat akun facebookpun aku juga gak ngerti. Namun, iseng saja aku membuat akun facebook juga. Ternyata memang benar, facebook menjadi sarana untuk melakukan “sensus” penduduk dunia. Padahal friend facebook kebanyakan juga friend di alam nyata juga.

Sejak hari itu aku jadi tahu apa sih yang dipikirkan teman-temanku, mulai dari lapar, patah hati, jatuh cinta dll. Privasi menjadi hilang, misalnya lagi kehilangan ATM, diposting di facebook sehingga semua orang yang membacanya menjadi tahu. Sadar akan tidak ada lagi privasi di facebook, pihak facebook membuat setting untuk mengatur privasi.

Bosan dengan facebook, aku kemudian mencoba membuat akun twitter. Pertama-tama agak bingung juga sih, tapi lama-kelamaan terbiasa juga. Perbedaan mendasar facebook dan twitter adalah di twitter kita bebas mem-follow hal yang menjadi interest bagi kita, tidak harus mem-follow friend (follow your interest not follow your friend) sehingga timeline twitter kita lebih bisa “diatur” daripada facebook.

Sebenarnya penggunaan jejaring sosial tergantung diri kita sendiri, dulu pas facebook booming ada fatwa haram facebook karena bisa digunakan untuk berbuat kejahatan, penculikan misalnya. Namun. facebook, twitter cuma sarana, selebihnya tergantung diri masing-masing. Jika kita tidak berhati-hati bisa jadi jejaring sosial akan menjadi sarana untuk berbuat kejahatan pada kita. Kasus penculikan yang berawal dari kenalan di facebook sudah sering terjadi menimpa para wanita ABG. Hal ini salah satunya disebabkan mereka terlalu percaya dan tidak waspada ketika berkenalan di jejaring sosial. Ingat, setiap orang bisa menjadi siapa saja di jejaring sosial. Aku sendiri juga pernah melihat bagaimana salah seorang temanku dulu “dikerjai” via jejaring sosial oleh orang yang membencinya. Selain itu terlalu sering berada di depan jejaring sosial kadang bisa membuat kita kecanduan. Kecanduan ini bisa jadi disebabkan karena rasa ingin tahu apa sih yang lagi dia kerjakan atau ingin tahu kalo aku posting seperti ini kira-kira reaksinya apa ya. Seperti yang aku katakan lagi, jejaring sosial bisa menjadi alat “survey” gratisan karena di sana (kalau di akun facebookku rata-rata wanita) banyak yang mengupload foto-foto diri mereka sendiri dengan berbagai gaya, foto keluarga, foto teman-temannya. Iya, mungkin agar teman-teman mereka tahu siapa dia, keluarganya dll. Namun sekali lagi ingat, di dunia ini tidak semua informasi yang kita miliki harus di-share ke setiap orang. Bisa jadi hal itu akan digunakan orang yang tidak bertanggung jawab untuk berbuat jahat pada kita. Na’udzubillah. Masih banyak sisi jejaring sosial yang kurang bermanfaat antara lain menjadi ajang pacaran terselubung.

Jejaring sosial juga bisa digunakan untuk berbuat baik, misalnya mem-posting hal-hal yang berguna, bisnis on line, sarana untuk menasihati orang lain dll. Namun, itu semua hanya di dunia maya, kita juga harus bersosialisasi dengan orang lain di dunia nyata. Aku sudah sering melihat karikatur keluarga yang bapak, ibu dan anak-anaknya lagi asyik pegang hp sementara mereka sedang bersama di meja makan.

So, be wise please. Gunakan jejaring sosial untuk hal-hal yang positif, jika bercanda ya jangan keterlaluan dan yang lebih penting hati-hati, selalu waspada dan jangan pernah mudah percaya ajakan orang lain yang kita kenal di jejaring sosial untuk bertemu di dunia nyata.

Oke, sekian dulu tulisan yang singkat ini, semoga bermanfa’at!

# Bagi yang ingin tahu bagaimana cara menggunakan internet sehat bisa buka link ictwatch.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s