antara aku, kau dan dia part 13 Ramadhan di Kampung (RdK)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Lagi-lagi tidak terasa ramadhan sudah ada di depan mata. Agak berbeda dengan ramadhan-ramadhan sebelumnya, kali ini aku “dipaksa” untuk lebih aktif lagi di kampung. Yah, karena semenjak masuk kuliah, aku tidak pernah aktif di kampung lagi. Biar bagaimanapun juga, ramadhan kali ini berbeda ketika dengan pas KKN dulu. Ketika itu tanpa sadar aku menjadi cukup aktif dalam kegiatan ramadhan (meski itu cuma TPA, tarawih dan kultum). Semua memiliki feel masing-masing.

Semenjak “dipaksa” untuk lebih aktif lagi di tahun ini, maka aku sudah bertekad tidak akan membuat hal-hal yang menguras banyak energi sehingga kita lupa untuk beribadah di bulan suci ini. Ramadhan kali ini harus bisa berfokus pada hal-hal yang bersifat agama dan ilmu dengan melibatkan generasi muda yang ada di kampungku ini. Naif sekali jika bulan yang datang setahun sekali ini justru kita habiskan dengan kegiatan-kegiatan yang tidak ada kaitannya dengan puasa.

Dalam benak orang lain dengan menjadi pucuk pimpinan maka mereka menganggap bisa mengubah keadaan masyarakat. Tidak itu logika yang salah, kita bisa mengubah keadaan masyarakat hanya dengan edukasi sehingga masyarakat itu tahu mana yang salah dan mana yang benar. Nah, karena itulah aku tidak bisa mengubah secara radikal apa yang sudah dilakukan secara turun temurun di sini, hanya beberapa hal saja yang bisa kurencanakan untuk dilakukan.

Oke, sekian dulu dan semoga Allah Subhanahu wa ta’ala memberikan kita usia hingga dapat berjumpa dengan ramadhan di tahun ini🙂.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s