antara aku,kau dan dia part 10 bis kota jalur 15

Hari ini sudah hari ketiga sejak Kamis kemarin, tapi kejadian di hari itu masih saja teringat-ingat, hmm. Seperti biasa, setiap Kamis aku selalu pergi ke kampus dengan naik bis begitu juga pada hari ini. Maklumlah, karena aku tidak suka memarkir motor hingga siang, semua urusan harus selesai sebelum siang dan hari itu aku pulang sore jadi kuputuskan naik bis saja. Toh, aku terakhir kali naik bis pas ujian pendadaran kemarin.
Sebenarnya praktikum kimia komputasi dimulai setelah dhuhur, tapi jam 8 pagi aku sudah berangkat dengan maksudmencari tanda tangan dosen dll. Akhirnya, tanda tangan tidak dapat, ya sudah, main ke perpus UPT saja sampai siang.

Selepas praktikum kimia komputasi aku naik bis jalur 15 seperti biasa. Yak, bus agak bagus ada, tanpa pikir panjang lagi aku segera cegat dan duduk di kursi di sisi kiri pintu belakang. Everything is okay, sampai di perempatan Mirota Kampus banyak orang yang naik, hmm rupanya salah jam nih😦. Di antara banyak orang yang naik dari pintu depan itu, ada seorang mahasiswi berjilbab biasa, berkaca mata, memakai baju dan kerudung abu-abu dan rok biru serta menggendong tas berwarna hitam. Bukan masalah itu, pas dia naik, tiba-tiba perasaanku menjadi sangat aneh, ada yang berdesir di dadaku sejak dia naik. Tampaknya dia anak orang mapan dan mungkin dua tahun di bawahku, sepertinya juga dia mahasiswi kampus yang sama denganku. Kupikir pada awalnya dia akan turun dengan cepat, tapi ternyata tidak. Aku turun lebih dulu dari pada dia.

Pada awalnya dia duduk di bangku di seberang sisi kananku, bahasa gampangnya sih arah jam 2. Kulihat dia sesekali bercakap-cakap dengan pria yang kemudian kuketahui turun di Lawang Agung, mungkin pria itu bertanya sesuatu padanya. Namun, ketika ada orang tua naik, dia kemudian memberikan tempat duduknya pada kakek itu. Hmm, hal yang sudah sangat jarang kutemui lagi dan bisa jadi dia tak ingin terus menerus menanggapi pertanyaan pria tadi. Dia terus berdiri hingga perempatan dekat rumah. Ternyata masih belum turun juga, kupikir dia akan turun sebelum ini. Kuputuskan untuk turun di jembatan yang agak jauh dari rumahku saja. Beberapa meter sebelum jembatan, dia masih juga belum turun. Hmm, akhirnya aku turun di sini.

Sejak saat itu, wajah orang itu terus membayang di pikiranku dengan sendirinya membawa sedikit feeling berupa rasa nyaman, hahaha aneh😀. Kejadian ini mungkin hanya terjadi sekali kemarin itu. Memang kami tidak saling bercakap-cakap, tapi wajah orang itu terus masuk ke dalam otakku. Ah, suatu yang aneh membayangkan orang yang hanya mungkin ketemui secara kebetulan. Bahkan hari ini pun aku masih teringat akan dia. Masya Allah, teringat pada orang yang nama dan identitas lainnya tidak kuketahui sama sekali. Ckckckck😦.

Mungkin waktu itu aku kurang menata hati, menjaga pandangan hingga semua ini terjadi (maklum aku bukan malaikat, tapi manusia biasa). Pelajaran yang bisa diambil adalah harus lebih menata hati, menjaga pandangan serta menyibukkan diri sebisa mungkin (aakk, masih ‘ngangggur’) and the last but not least, jika kami memang berjodoh pasti akan dipertemukan kembali dan selagi nunggu masa itu tiba, sebaiknya mempersiapkan semuanya🙂, tetap dalam perdjoeangan! (quote-nya Romi Satria Wahono, pendiri ilmukomputer.com)

# Ahad malam, selepas hujan.
# cinta memang tidak bisa didefinisikan karena pendefinisian cinta itu sendiri malah akan semakin mengaburkan makna cinta itu, tapi dalam bahasa yang lebih sederhana cinta bisa diartikan banyak mengingat karena orang yang mencintai akan banyak mengingat apa yang dicintanya. Lalu apakah kejadian ini juga cinta? Hohoo, aku rasa tidak😛.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s